Learn about the lessons to be learned

Jumat, 05 Agustus 2011

Si Tuan Adil

03.35 Posted by FDA No comments
     Disuatu hari, terlihat seorang gembel kelaparan mendekati sebuah toko roti terkenal dipersimpangan jalan.
Lalu gembel tersebut tergoda akan bau  roti yang baru saja selesai dipanggang itu. " Ah, andai saja aku memiliki uang yang cukup, mungkin kini perutku tidak akan kelaparan seperti sekarang " pekiknya dalam hati, gembel itu terus menerus mencium aroma harum yang berasal dari toko roti tersebut sampai akhirnya si pemiliki toko roti tersebut keluar dan berkata " Hey, apa yang kau lakukan disini...? Pergi kau dasar gembel, akibat perbuatanmu yang terus menerus mencium aroma roti panggangku, kau diharuskan membayar itu sesuai dengan harga roti yang kau cium aromanya tadi ! "
           Si gembel pun terdiam melongo tidak tahu harus berbuat apa, sementara si pemilik toko roti terus saja melototinya sambil menengadahkan tangannya meminta bayaran atas perbuatan gembel itu.
" Tapi dari mana saya bisa mendapatkan uang itu tuan? saya miskin, kasihanilah saya Tuan " ucap si gembel lirih.
"O, saya tidak mau tahu, kau pikir mencium aromanya saja gratis, Bayarlah atau kau ku teriaki maling"  kata si pemilik toko sadis.
Tiba tiba datanglah seoarang yang kemudian menengahi permasalahan dari si gembel dan si pemilik toko roti tersebut, panggil saja namanya dengan sebutan MR.Z,
" Ada apa dengan kalian, masalah apa yang membuat kalian bertengkar ? " tannyanya sopan.
" Beginih, MR Z dia telah mencium aroma roti panggang dari toko ku dan sekarang ia tidak mau membayar dengan uang atas perbuatannya itu, mencium sama saja membeli dan ia tetap tidak mau membayar barang yang telah ia beli itu " jelas si pemilik toko keras kepala.
" Tapi MR Z saya tidak punya apa apa, bagaimana saya harus membayarnya? " ucap si gembel yang kini memasang nuka melas.
MR Z terdiam, si gembel  terdiam dalam cemas, dan si pemilik toko tersenyum puas berharap akan mendapatkan uang bayaran tersebut.
"Oke " ucap MR Z. " Apaaa???" sahut si gembel yang kemudian khawatir akan disuruh bayar, " Hahaha" tawa si pemilik toko terdengar jahat.
" Apa kau punya sedikit uang kertas atau sedikit uang logam? " tannyanya pada si gembel yang hanya ditanggapi dengan tatapan lesu dari si gembel.
         Setelah itu  MR, Z mengeluarkan dompetnya dan mengambil beberapa lembar uang kertas dan logam, ia melambai lambaikan uang kertas tersebut tepat didepan wajah si pemilik toko tersebut. Si pemilik toko kegirangan. " Baik hutangmu lunas " ucap MR Z pada si gembel.
Lalu si gembel bingung, si pemilik toko pun ikut ikutan bingung.
" Maksudmu tuan? kau belum memberi uang itu kepadaku, aku baru saja mencium aroma uang tersebut tapi kau malah memasukannya lagi kedalam kantongmu " ucap si pemilik toko tak terima.
" Dengan demikian, masalah kalian berdua terselesaikan. Si tuan dhuafa ini hanya mencium aroma roti dari toko mu, lalu kau menyuruhnya untuk membayar, kini ia telah membayarnya sesuai dengan apa yang ia lakukan, hanya memberikanmu aroma uang bukan uang sesungguhnya. " jelas MR Z adil.
           Lalu si gembel tersenyum lega,  sementara si pemilik toko misuh misuh emosi.  
" Tapi tunggu..."  kata MR Z sebelum ia berlalu meninggalkan dua oarang itu.
" Ada apa lagi Mr? "  tanya mereka berdua.
" Aku MR Z, mengatasi masalah tanpa masalah. Jika perlu bantuan hubungi aku secepatnya di 1234567, masalah terselesaikan dan teratasi " ucap MR Z narsis.

Hah !!! Glekkk

Jamsostek kali ah mengatasi masalah tanpa masalah.